Hoi.
J
Seumur hidup aku ini yang pertama,
Pintu hatiku diketuk seorang wanita,
Dialah ciri selama ini kucari,
Ayu wajahnya, setia dan sederhana,
Walaupun aku disini dan dia disana
Jarang sekali berjumpa semenjak kita berpisah,
Namun rinduku semakin menggebu,
Bunga cintaku semakin merekah.
Reff;
Sungguh ku merasa resah, melepas dirimu, sendiri disana,
Namunku, slalu berdo'a, semoga bersama,
Disana hanyalah menanti (ku tetap menanti)
Sampai kapanpun tiada pasti,
Bertanya kabar melalui bintang,
Jarang sekali bertemu muka,
Namun ku tahu engakau setia,
Disana kau tetap menunggu, (kutetap menuggu)
Kehadiranku disisimu,
Kasih kau setia terhadap aku,
Sanggup menunggu kata putusku,
Sayang ketabahanmu menawanku.
Back to Reff
Aku terima suratnya, ringkas tulisannya.
Dia sedia undur diri dan memaafkanku,
Katanya anggap ini suatu mimpi,
Yang datang sekedar untuk menguji.
Tahu lirik lagu apa diatas? Lagu yang jadul sekali kan? Hehehe …
Penyanyinya adalah UKS – Disini Menunggu. Sungguh luar biasa mendengarkannya. Lagu-lagu Malaysia menjadi lagu favorite di Dining Room. Lagu slow sendu menjadikan kami sangat merindukan Negeri Melayu (Indonesia). Aku sendiri sangat menikmati lagu-lagu itu. Lagu-lagu itu membawaku terbang sesaat ketempat kekasihku berada. Dan memeluknya untuk kemudian sadar kembali karena waktu bekerja sudah semakin menipis.
Kali ini aku ingin menceritakan hal apa saja yang menyiksa menurutku. Ayo kita mulai dari tingkatan yang paling bawah;
- ToiletIni adalah urutan terakhir dari kesepuluh yang menyiksaku. Toilet cabin kami sangat sering sekali rusak. Kadang Toilet bowl nya tidak ingin nge-flushing, atau yang paling sering adalah tidak ada air panas. Jadi jika tidak ada air panas, aku tidak pernah mandi. Tapi yang paling terakhir ini adalah saluran air tersumbat sehingga banjir ke cabin dan sekaligus lampunya mati. Lengkaplah sudah penderitaan pertama.
- Master Chef DinnerMCD (Master Chef Dinner) diadakan setiap cruise sekali. Biasanya kita akan mengadakan MCD ketika kita ada di Sitka. MCD adalah acara di Dining Room dimana kita para steward dan assistant steward menggunakan pakaian chef. Para steward menggunakan pakain chef berwarna putih dengan topi dari kertas dan para assistant menggunakan pakai berwarna biru dengan topi berwara putih dari kain.
MCD sebenarnya sangat menyenangkan bagi tamu karena kita para server akan menari-nari bak bencong-bencong yang pandai menari balet. Mengayunkan napkin-napkin dengan ayu dan keperempuanan. Berusaha tersenyum sefiminim-feminimnya. Master Chef Dinner berbeda dari dinner-dinner yang lain. Saat MCD dilakukan, maka menu yang disajikan sangat khusus.
Namun bagiku, MCD sangat menyiksa karena salad dan dessert disajikan secara serentak setelah ritual menyanyi. Dan pastinya tamunya duduk secara serentak. Dalam artian bila ada 20 tamu, maka kita harus membawa 20 salad, 20, appetizer, kurang lebih 20 soup dan pastinya 20 entree. Bayangkan berapa kali aku harus bulak-balik ke kitchen untuk mengambil makanan-makanan tersebut? Banyak dan boyot. - Cabin InspectionAlah, sungguh-sungguh menyiksa waktu istirahat. Cabin Inspection biasanya diadakan setiap sebulan sekali. Berarti cabinku harus sangat bersih dan rapih. Aku percaya sangat nyaman sekali bila cabin bersih, tetapi apa yang kamu pikirkan bila dinding-dinding harus di lap, cermin harus mengkilat, toilet harus tertata bersih, lemari harus tertata rapih walau barang-barang si Benga tergeletak dimana saja. Dan waktu soapy-soapy biasanya diadakan setelah aku bekerja keras di Dining Room. Sungguh melelahkan bukan?
- Embarkation/ disembarkationMoment ini adalah moment yang sangat menyebalkan. Embarkation/ Disembarkation artinya aku harus bekerja lebih lama dan mengurangi jatah tidurku. Karena saat embarkasi aku akab bekerja lebih lama. Bukan hanya itu juga, ketika embarkasi/disembark maka Lido akan menjadi Orange Code, dimana tamu tidak boleh mengambil makanan sendiri selama 48 jam. Yang artinya kita harus menserving mereka selama period Orange Code tersebut. Artinya kerjaan kita lebih banyak dari biasanya.
- Boat drill/ Fire drilIni adalah waktu yang sangat menyiksa. Karena bila kita sedang tidur dan kebagian untuk boat rill, maka aku harus datang. Dan yang lebih parah adalah bila areaku kena fire drill, maka mau tida mau aku harus keluar dari cabinku dan mempending tidurku.
- Formal NightFormal Night terjadi 4 kali dalam satu cruise 14 harian. Saat formal night maka kita harus siap-siap boyot. Karena saat itu maka tamu sangat berantusias sekali datang ke dining room. Semakin banyak tamu semakin banyak makanan yang harus dibawa. Bukan hanya itu, saat formal night, kita juga harus memasang cover chair yang akan menyita waktu istirahat.
- SepatuIni dia barang yang menyiksa. Sepatu bagiku berarti bekerja. Tidak menggunakan sepatu berarti aku sedang santai. Sampai saat ini, sepatuku telah membuat kakiku lecet dan kering di tumit. Ah, sepatu bagaikan borgol bagiku.
- Asap Rokok dari Si BengaSungguh ini dia manusia tidak berperasaan. Ketika aku tidur, maka dengan tololnya dia biasanya akan merokok di cabin. Ketika santaipun, asap rokok sangat menggangguku, apalagi saat aku tidur. Kadang-kadang aku tidak habis piker kenapa ada orang yang tidak peka terhadap orang lain. Memang, aku tidak pernah bilang jika aku terganggu dengan asap rokok itu. Tapi kenapa gak mikir sendiri?
- AlarmArgh … Jika ada suara yang aku benci, maka alarm adalah suara itu. Alarm lah yang membangunkanku ketika aku tidur nyenyak. Suara itu yang kadang-kadang mengganggu mimpi indahku. Alarm lah yang menyurhku untuk balik kembali untuk bekerja. Alarm adalah WAKTUNYA BEKERJA. Argh ….
- Long DistanceIni dia hal yang paling menyiksa ketika aku berada disini, 8000 mil dari kekasihku. Tidak ada tempat bercerita ketika aku ingin bercerita. Tidak ada disampingnya ketika dia sakit. Mendengar suaranya tidak bisa tiap hari. Bahkan mendapatkan kabarnyapun aku harus menunggu kota-kota yang biasanya menyediakan tempat untuk online. Ah … siksaan terberatku adalah rasa rinduku kepada Ika. Kekasihku yang sangat aku sayang.
Sudah tahu kan 10 hal yang paling menyiksaku disini? Bahagialah kamu yang membaca ceritaku bila kamu tidak mengalami hal ini. Aku saat ini sedang berusaha bertahan dengan segala hal-hal diatas yang menggangguku. Karena aku yakin. Masih ada hari esok yang lebih baik dari hari ini. Insyaallah.
Aku bersabar …
. . . . . . . . . .. . . . . .. … .. .. . . .
Masih dari cabin 061
Beberapa jam setelah menelpon Ika, kekasihku.
August 12, 2011 heading to Anchorage @ 0.55 AM
No comments:
Post a Comment