Tuesday, July 19, 2011

Ini Adalah Hari Ulang Tahun Mamah Ku

Masih dari Cabin 061 aku menulis sambil mendengarkan SO7 menyanyikan "Hari Bersamanya" dari laptop Acer made in Cina ini. Sambil kadang-kadang berhenti mengetik keyboard karena salah satu tangan harus menggaruk paha yang gatal karena tidak cocok dengan air kapal atau karena linen kasur sudah sebulan lebih belum diganti. Hehehe….

Untuk kamu yang sedang mendengarkan.

Aku sangat ngantuk sekali malam ini. Walau tadi siang aku mendapatkan free-lunch, semacam liburan dari kerja makan siang selama dua setengah jam. Karena tadi siang aku tidak bekerja maka aku bersama teman-temanku pergi ke down town Anchorage untuk melihat barang-barang elektronik di Office Depot. Dan kemudian membeli Samsung branded dengan operator seluar AT&T yang dengan itu aku bisa menelpon ke Indonesia.

Samsung itu terbilang murah. Harganya hanya $9.99 yang bila dirupiahkan harganya hanya Rp.85.000,00. Terbilang sangat murah kan? AT&T adalah operator sellular yang "katanya" banyak promosinya. Operator ini terbilang berbeda dari operator-operator selular yang ada di Indonesia. Dengan menggunakan jasa operator ini maka kita akan dikenakan charge sebanyak $2 sehari bila kita menggunakannya. Tetapi bila tidak menggunakan maka kita tidak dikenakan charge yang $2 itu. Pokoknya bila menggunakan, pulsa akan dipotong $2 bila tidak menggunakan tidak akan dipotong. Mengerti tidak? Waduh. Aku memang bukan seorang yang pandai menerangkan sesuatu lewat tulisan.

Oke. Untuk kamu yang masih mau mendengarkan.

Sebelum dinner dimulai, sebagai assistant steward aku harus mempersiapkan beberapa barang agar ketika operasional dimulai kita tidak tercecer dengan harus mencari barang-barang. Aku memang baru saja turun ke dining room. Sebulan yang lalu aku masih bekerja di Lido Restaurant ketika dinner time. Jabatanku juga masih sebagai Assistant Steward Lido dan masih menunggu giliran agar aku bisa di promot menjadi Assistant Steward. Beberapa temanku sudah dipromot menjadi assistant steward. Tapi biar nanti aku jelaskan di halaman yang lain bagaimana seseorang bisa dipromot atau tidak. Halaman ini tidak muat untuk menjelaskan hal-hal gaib dan tidak masuk akal didalam proses promotion.

Setelah melakukan persiapan aku langsung menelpon ke Indonesia, ke Ika, pacarku. Aku menggunakan Samsung yang baru aku beli tadi dan dengan kartu international ku yang aku beli di San Diego beberapa bulan lalu dan belum aku gunakan. Kulakukan intruksi yang ada di kartu dan ternyata tersambung. Tapi beberapa kali aku coba menghubungi Ika, dia tidak mengangkatnya. Aku menelpon jam 4 sore yang artinya di Indonesia sudah jam 7 pagi. Lalu aku mengirim pesan ke Ika.

"Sayang, ini kk. Sayang blum bangun ya? Kk mau nanya aja, ad jadi gak ke rumah? Eh ini no kk ya sayang."

Hari ini di Indonesia adalah hari ulang tahun mamah ku. Aku menyuruh Ika membuat kejutan buat mamah. Aku menyuruhnya membuat kue ulang tahun dan membuat surprise dengan datang ke rumahku.

Tetapi waktu terlalu sempit untuk menunggu jawaban dari Ika. Aku langsung ke cabin dan mandi. Kemudian aku kembali ke dining room dan mulai mengisi water pitcher, creamer, beberapa gelas ice tea, beberapa slices
lemon dan butter. Sebelum dining
room buka jam 5.15 p.m. kita secara regular melakukan short briefing yang dikomandoi oleh Salon. Pembahasan briefing biasanya tentang menu malam ini, pengumuman dari Maetre de, lalu menyuruh menjual bottle water atau San Pellegrino.

Setelah briefing selesai para assistant steward akan mengantri sambil mengambil bread basket di Main
Galley untuk mendapatkan roti-roti soft roll yang biasanya kita sajikan ketika pertama kali tamu duduk. Sedangan para steward mengambil botol-botol minuman yang harus kita jual dari bar dan menyimpannya di commode dan kemudian ke dining room entrance untuk escort guest.

Satu persatu tamu-tamuku datang. Tidak ada yang meng-escort mereka, karena mereka memang tiap malam datang ke mejaku. Dengan cepat aku berlari ke meja 128, 129 dan 311 sambil menyapa mereka dan menarik kursi dan mendudukan mereka satu persatu. Kusimpan napkin diatas paha-paha mereka dan kuberikan menu malam ini.

Kutuang air ke gelas-gelas kosong yang berada di depan mereka. Lalu setelah itu aku sajikan butter bersama bread yang sudah aku persiapkan dari tadi. Kacungku (steward) langsung taking order dan aku menyajika ice tea ke Susan dan anaknya yang duduk di meja 128 dan Richard yang duduk di meja 129. Sedangkan suami Susan aku berikan dua gelas susu.

Orderan sudah di ambil oleh kacungku, lalu aku berlari ke kitchen mengambil appetizers, soup dan main course secara bergiliran. Dan kacungku yang menyajikannya sambil sesekali aku membantu nge-clear up piring-piring yang kotor dari meja. Dan begitulah seterusnya sampai tamu-tamuku yang second seating datang dan kulakukan proses yang sama seperti yang pertama tadi aku lakukan.

Setelah dinner time selesai dan tamu di dining room tidak ada. Kacung-kacung beserta asistennya berkumpul di aft restoran sambil memakan makanan hasil colongan. Sedangkan aku membuka handphone dan mendapatkan pesan dari Ika.

"Iya jdi ini kagok lagi di jalan."

Aku sebenarnya tadi sore sempat menelpon adik perempuanku dan menanyakan apa rencana membuat surprise buat mamah itu jadi atau tidak. Dan dia mengatakan jadi. Dia akan menunggu Ika di gerbang komplek dan kemudian akan sama-sama ke rumah.

Jam sudah menunjukan 10.30 p.m. aku mencoba menekan satu persatu tombol-tombol di handphone baruku dan memasukan kode yang ada di kartu international. Ku masukan nomor mamahku dan beliau mengangkatnya. Terdengar suaranya dari sebrang.

"Assalamu'alaikum." Jawab mamaku.

"Wa'aikum salam. Mamah. Selamat ulang tahun ya."

"Eh kaka. Makasih."

"Semoga mamah panjang umur dan sehat terus. Gimana lilin nya udah ditiup belum?"

"Eh, hihihih ….. udah atuh. Iya Ika sampai repot-repot dateng ke rumah. Mamah sampai sedih tadi. jadi terharu."

Aku tersenyum mendengar cerita yang terjadi di sana. Aku merindukan mereka semua. Ibuku, adik-adikku dan tentunya kekasihku, Ika. Setelah berbicara puas dengan mamah dan Ika. Aku menelpon bapak, calon mertuaku (Insyaallah). Aku berterimakasih kepada beliau karena sudah mengijinkan Ika datang ke rumah.

Ah malam tadi aku sangat senang sekali mendengar dan merasakan senyuman-senyuman mereka. Walau tidak ada di sana, tetapi jiwaku untuk sesaat menghampiri mereka.

Alhamdulillah. Terimakasih Ya Allah untuk segala kebaikan hari ini.

Semoga mamah panjang umur, sehat selalu dan terus senang dan tidak pernah lupa mendo'akan aku disini. Amin.

I love you, mamah,

____________________________________

July 17, 2011 @ sea to Kodiak, Alaska

Masih dari Cabin 061 sambil mendengarkan Michael Buble – Home.



I miss you. You know.


 

No comments:

Post a Comment